oleh

Kerap Mengganggu, Bisa Jadi ini Penyebab Bau Mulut

Liputnews.com – Bau mulut seringkali menjadi salah satu hal yang bisa mengurangi rasa percaya diri, terutama di pagi hari. Sakit gigi, gigi berlubang, bahkan kebiasaan sikat gigi yang buruk bisa jadi penyebab bau mulut yang tidak sedap dapat menguap keluar.

Menurut Prof drg Heriandi Sutadi, SpKGA(K), PhD, dari RS Pondok Indah, bau mulut dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Contohnya faktor infeksi kronis pada gigi seperti gigi berlubang dan gigi mati.

“Gigi berlubang atau mati, dapat membuat napas mulut menjadi bau, itu dikarenakan ada bakteri yang berkembang menimbulkan gas H2S yang berbau khas,” ujar Prof Heriandi pada detikcom beberapa waktu lalu.

Prof Heriandi menambahkan, gigi berlubang dapat terjadi akibat kotoran yang membusuk dan tertinggal serta bereaksi dengan bakteri sehingga menyebabkan lubang permanen. Sedangkan, gigi mati adalah gigi yang mengalami perubahan warna akibat faktor dari luar dan dari dalam. Keadaan gigi seperti ini dapat menimbulkan bau pada mulut atau lebih sering disebut dengan halitosis.

Selain permasalahan pada gigi, 5 alasan ini juga bisa menjadi penyebab bau mulut dilansir dari detikhealth.

1. Sering bernapas lewat mulut
Bernapas lewat mulut dapat membuat air liur menguap dan bisa mengeringkan serta mengurangi kemampuan mulut dalam membersihkan partikel makanan. Seorang dokter gigi di Cleveland Clinic, dr Hadie Rifai mengungkapkan, bernapas dengan mulut pada saat tidur dan berolahraga bisa membuat mulut kering dan menyebabkan bau mulut yang tak sedap.

2. Belum makan apapun sepanjang hari
Tidak atau belum makan apapun sepanjang hari juga menjadi salah satu alasan yang menyebabkan bau mulut tidak sedap. Saat kita tidak makan, air liur yang dihasilkan tidak banyak. Air liur sendiri sangat penting selain untuk membantu membersihkan partikel makanan, tetapi juga memecah makanan dan membantu meluncur ke bawah tenggorokan agar lebih mudah.

3. Mengkonsumsi obat yang mengeringkan mulut
Obat-obatan tertentu seperti antihistamin, diuretrik, antipsikotik, dan pelemas otot dapat menyebabkan efek samping yang meliputi mulut kering. Dengan berkurangnya pasokan air liur, maka banyak bakteri yang menyebabkan bau mulut berkembang biak di sana. Menurut American Dental Association, lidah menampung sebagian besar bakteri yang menyebabkan bau mulut. Ini dapat diatasi dengan rajin membersihkan lidah untuk menghentikan napas bau sekiranya untuk sementara waktu.

4. Hidung berlendir
Lendir pada hidung berfungsi untuk membantu menyaring partikel asing yang terhirup dari lingkungan. Namun, saat lendir menumpuk di belakang tenggorokkan didukung dengan alergi atau pilek yang parah akan menyebabkan partikel asing yang tersaring dapat menetap di permukaan lidah. Hal ini dapat memicu bau mulut yang tidak enak bahkan berbau busuk.

5. Kurang mengkonsumsi karbohidrat
Kurang mengkonsumsi karbohidrat juga dapat menyebabkan kadar halitosis atau bau mulut meningkat. Menurut penelitian Universitas Yeshiva, orang yang mengurangi atau sedang menjalankan diet rendah karbohidrat riskan mengalami bau mulut dibandingkan dengan yang melakukan diet rendah lemak.

6. Berpikiran bahwa mulut kita bau
Sebagian orang mungkin memiliki kelainan yang disebut halitophobia, yakni memiliki keyakinan serta ketakutan yang keliru dan merasa mulutnya bau. Orang dengan halitophobia yakin bahwa bau mulut mereka membuat orang pergi dan tidak ingin berdekatan dengannya. Segera berkonsultasi ke psikolog atau konselor yang selaras dengan hal ini. Jika tidak, kelainan ini akan bersifat menahun dan tidak akan hilang dalam waktu yang singkat.

Untuk mengatasi bau mulut, bisa menggunakan obat kumur untuk mengurangi bakteri yang tertinggal di dalam mulut. Jika tidak menyukai obat seperti itu, bisa menggunakan bahan alami seperti mengunyah sirih dan memakan jeruk.

Komentar