oleh

Saat Appi Kenang Kotak Kosong dan Bicara Soal 290 Ribu Suara Rakyat

Liputnews.com – Munafri Arifuddin (Appi) gagal mengungguli kotak kosong di Pilwalkot Makassar, 2018 lalu. Ia mengenang kembali momen itu dan membandingkannya dengan raihan 290.000 suara yang ia raup.

“Ya, tempo hari kan kotak kosong menang. Tapi jangan lupa, kami meraih 47 persen suara. Artinya ada 290.000 suara yang memilih saya. Terlepas dari semua alasan apa mereka datang memilih. Yang jelas ada 290.000 orang yang menginginkan saya jadi wali kota waktu itu,” terang Appi, kepada Liputnews.com, Selasa (9/9/2019).

Menurut Appi, 290.000 warga Makassar ini pernah berbondong-bondong ke TPS untuk mencari gambar dirinya. Dan mencoblosnya. Tetapi ada juga sekitar 300.000 suara yang tidak memilihnya.

Nah, tantangannya sekarang lanjut CEO PSM Makassar ini, bagaimana tim bekerja menjaga 290.000 suara ini agar tetap form. Sebaliknya juga dituntut kerja-kerja tim untuk merangkul 300.000 tadi untuk beralih.

“Saya tidak mau katakan bahwa 290.000 ini riil milik kami. Tidak juga. Tapi ini yang harus kita jaga sebagai basis. Karena potensinya untuk dipertahankan ada,” paparnya.

300.000 suara juga tidak mutlak tidak memilihnya lagi. Peluang tetap terbuka untuk mengalihkan suara itu. Karena menurut Appi, situasi 2018 dan 2020 tentu akan berbeda.

“Banyak faktor yang bisa membuatnya berbeda. Semua masih bisa berubah,” sebutnya.

Appi mengatakan, semua tergantung kerja-kerja tim. Semua ini tidak muda, butuh kerja serius.

“Itu kita lakukan sekarang,” kuncinya. (kir)

Komentar