oleh

Perburuan Menuju “Big Five” Makin Rumit

Liputnews.com – Usai kekalahan dari Arema FC malam tadi, perburuan PSM ke lima besar (big five) bakal makin rumit. Meski belum benar-benar tertutup, misi itu butuh energi lebih.

Rentetan hasil buruk ditoreh Pasukan Ramang dalam tiga tur beruntun. Sebelum dikalahkan Arema FC 0-2, PSM sudah mengalami dua hasil minor, masing-masing kalah dari Semen Padang 1-2 dan dipecundangi Persipura 0-3 di pekan ke-20 dan 21.

Kekalahan ini memperpanjang catatan PSM tanpa kemenangan di laga away. Saat ini PSM masih bercokol di posisi 9.

Pelatih PSM Darije Kalezic mengatakan, tiga tur beruntun tanpa poin adalah hasil yang sulit diterima. Namun, menurutnya ini bukan sekadar teknis. Timnya dalam kondisi pincang usai partai “gila” di Padang.

“Kami kehilangan banyak pilar sejak menghadapi Semen Padang. Tim tidak dalam kondisi sempurna. Dan inilah hasilnya,” ujar Darije.

Menghadapi Arema, PSM ditinggal 6 sampai 7 pemain inti. Beberapa jam sebelum laga di Kanjuruhan, Darije juga harus menerima kenyataan, pemain kuncinya, Wiljan Pluim dipaksa menepi karena cedera.

Sebelumnya, PSM sudah harus kehilangan Asnawi Mangkualan dan Firza Andika yang mengikuti TC Timnas U-23. Amido Balde yang cedera tiga pekan lalu juga belum pulih dan absen dalam tur tiga kota ini.

Dua penjaga gawang utama PSM, Rivky Mokodompit dan Hery Prasetyo juga masih harus menjalani masa pemulihan. Semua ini menurut Darije mengakumulasi kondisi buruk timnya.

“Tapi kompetisi masih menyisakan banyak laga. Kami harus bangkit dan belajar dari semua ini,” imbuhnya.

Ia optimistis, PSM masih bisa memperbaiki peringkat dan tetap kompetitif sampai akhir musim. (mal)

Komentar