oleh

Para Mantan Pejabat Makassar Melawan, Siap Gugat Iqbal

Liputnews.com – Sejumlah mantan pejabat Pemkot Makassar yang terimbas penurunan jabatan usai SK mereka dibatalkan, menyiapkan perlawanan hukum. Para pejabat ini akan menggugat Pj Wali Kota Iqbal Suhaeb.

“Klien kami sudah melakukan proses di internal, yakni bersurat ke atasan dalam hal ini PJ. Walikota Makassar. Surat ini mempertanyakan alasan atau pelanggaran apa sehingga harus turun jabatan,” kata Abdul Azis, angota tim hukum mantan pejabat pemkot kepada wartawan, Senin (9/9/2019).

Abdul Azis, kliennya keberatan karena tidak ada alasan prinsipil dibatalkannya SK pengangkatan mereka sebagai pejabat. Surat keputusan pj wali kota menurutnya, cacat secara administratif.

“Tidak ada alasan jelas terjadi demosi atau penurunan jabatan. Sebagai ASN harus ada alasan yang bersifat mendasar kalau jabatan seseorang diturunkan,” tandasnya.

Pemkot Makassar menganulir 1.000 lebih SK ASN yang dimutasi menduduki jabatan di eselon IV, III dan II. Mereka adalah pejabat yang diangkat oleh Wali Kota Makassar sebelumnya, Moh Ramdhan Pomanto.

SK itu dibatalkan karena dinilai cacat prosedural. Danny tidak mendapatkan izin dari Komisi ASN dalam melakukan mutasi sepanjang 2014.

Mereka yang dibatalkan terdari dari 15 camat, sejumlah pejabat eselon II setingkat kepala dinas dan ratusan pejabat eselon III dan IV. Para penggugat ini didominasi oleh mantan camat yang diturunkan jabatannya menjadi sekcam.

Abdul Azis mengatakan, upaya administrasi melalui surat yang masuk pertanggal 7 Agustus 2019 yang ditempuh tidak direspons oleh pihak Pemkot Makassar hingga tanggal 2 September 2019. Sebagaimana aturan yang berlaku, terang Abdul Azis, jika surat tersebut tidak ditanggapi secara tertulis selama 21 hari, maka SK Pembatalan dari PJ. Walikota Makassar dinilai batal atas nama hukum. (yos)

Komentar