oleh

SYL Jadi Menteri Pertanian, ini Sepak Terjangnya

Liputnews.com – Syahrul Yasin Limpo diperkenalkan Presiden Joko Widodo sebagai calon Menteri Pertanian. Berikut ini sepak terjang SYL di kancah politik.

SYL memulai karier politiknya saat terpilih menjadi Bupati Gowa tahun 1994. Ia memimpin Gowa dua periode sebelum maju di suksesi Gubernur Sulsel tahun 2003.

SYL maju sebagai wakil gubernur mendampingi Ketua Golkar Sulsel HM Amin Syam. Usai memenangi suksesi ini, SYL maju sebagai calon gubernur di periode berikutnya tahun 2008.

Kali ini ia menantang calon petahana, HM Amin Syam. Amin Syan berpasangan dengan Mansur Ramli.

SYL sendiri menggandeng politisi Golkar, Agus Arifin Nu’mang. Lewat kisruh panjang di Mahkamah Konstitusi dan Mahkamah Agung, SYL-Agus akhirnya terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur.

Usai memenangi pilkada, SYL juga merebut tahta Partai Golkar Sulsel dari koleganya Ilham Arif Sirajuddin.

Di periode pertamanya, SYL memberi kontribusi besar terhadap peningkatan produksi pertanian Sulsel. Lewat terobosan di sektor ini, SYL membawa Sulsel sebagai penyangga beras untuk kebutuhan nasional.

Dikutip dari Wikipedia, target produksi padi pada 2008 sebanyak 4.042.471 ton gabah kering giling (GKG) yang didukung luas lahan sekitar 792.641 ha dengan tingkat produktivitas 51,00 kuintal/ha. Sementara target tanam padi untuk musim tanam 2009 seluas 868.411 ha dengan sasaran produksi 5.084.323 ton GKG dengan produktivitas 58,55 kwintal/ha.

Pada tahun 2009, pergerakan ekonomi Sulawesi Selatan mengalami pertumbuhan sekitar 7.8 persen. Hal ini dipicu dengan pertumbuhan produksi jagung.

Di tengah krisis global, produksi pangan Sulsel tetap stabil. Presisi ekonomi global justru mendorong kenaikan komoditi di daerah ini..

Maret 2009 tercatat Sulsel melayani kebutuhan ekspor ke Malaysia dan Filipina.

Tak hanya itu, SYL juga sukses mendorong produsi marmer. Marmer menjadi salah satu barang ekspor yang menjadi keunggulan Sulawesi Selatan.

Dalam kurun waktu itu, Sulsel mengekspor marmer dengan kapasitas ekspor dari Pelabuhan Kabupaten Barru sebanyak 5.000 ton.

Karier politik SYL mencapai masa keemasan saat maju kembali di periode kedua sebagai Gubernur Sulsel. Ia memenangi pertarungan sengit melawan Ilham Arif Sirajuddin yang berpasangan Aziz Qahhar Mudzakkar.

Saat kisruh dualisme di Partai Golkar, SYL meninggalkan beringin. Ia sempat vakum dari karut marut parpol, sebelum akhirnya berlabuh ke Partai Nasdem.

Setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai gubernur dua periode, SYL memulai kiprah di kancah politik nasional. Ia masuk dalam jajaran elite Nasdem dan diangkat menjadi ketua DPP.

Atas semua prestasinya itu, SYL dipercaya menjadi menteri pertanian. Ia menggantikan Amran Sulaeman, yang juga merupakan tokoh asal Sulsel. (mal)

Komentar