oleh

Panasnya Kursi Cawabup di Gowa, Karaeng Kio Tetap Kalem

Liputnews.com – Sejumlah figur di Gowa saat ini tengah berebut kursi calon wakil bupati pendamping Adnan Purichta IYL. Sadar kursinya tengah digoyang, Abdul Rauf Karaeng Kio tetap kalem.

Karaeng Kio diprediksi menjadi calon kuat untuk kembali mendampingi Adnan di pilkada mendatang. Hanya saja, manuver sejumlah parpol mulai membuat posisi Karaeng Kio sedikit terganggu.

Beberapa figur muncul menjadi alternatif pengganti Kio. Di antaranya dua tokoh perempuan yang getol ditawarkan.

Keduanya adalah Andi Tenri Ajeng dan Andi Tenri Indah. Andi Tenri Ajeng adalah istri dari Amir Uskara, Ketua DPP PPP.

Sementara Andi Tenri Indah adalah politisi Gerindra. Dua parpol ini berpotensi menjadi sandungan bagi Kio, karena PPP dan Gerindra adalah pemilik kursi terbanyak di DPRD Gowa.

Tapi PPP tak sendiri, Perindo Gowa dikabarkan juga mengusulkan Anwar Usman sebagai wakil petahana. Perindo memilih tidak membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati karena sudah bertekad mengusung Adnan Puritcha IYL.

Sikap yang sama juga dilakukan Demokrat dan Nasdem. Namun kedua partai ini juga mengusulkan nama menjadi pendamping petahana.

Demokrat dikabarkan mengusulkan nama Rismawati Kadir Nyampa.

Manuver menggoyang Kio ditanggapi datar kerabat dekat mantan Kabag Pemerintahan Gowa tersebut.

“Soal wakil itu haknya Pak Bupati menentukan sikap, Pak Wakil Bupati fokus mengabdi untuk Gowa. beliau pamong yang mengedepankan etika pemerintahan, setia mendampingi Panglimanya,” ujar Syaripuddin Kancing, salah satu kerabat Kio yang aktif di PAN Gowa.

Selain nama politisi, sosok Sang General Rahmansyah juga santer disebut. Ditanyakan akan sikapnya untuk mendampingi petahana, mantan Ketua KNPI Gowa ini menegaskan kesiapannya.

“Saya siap diperintah sebagai Bupati,Wakil Bupati dan Ketua Tim. Kami dikader untuk total mengabdi kepada publik, itu pesan almarhum Sang Punggawa Ichsan Yasin Limpo,” ujar Rahmansyah.

Belakangan nama Sekretaris Pemkab Gowa Muchlis juga santer dibicarakan.

“Nama ini memilih diam, punya pesona namun enggan mendahului seniornya, dia pamong yang teruji tapi pantas memang menjadi pendamping Pak Adnan,” ungkap Is Hakim, pengamat politik.

Is mengatakan, posisi wabup di Gowa memang lebih panas dari kursi 01. Ini karena belum ada figur penantang yang sepadan dengan Adnan.

“Posisi wabup yang jadi rebutan sekarang. Ini menarik karena semua parpol mendorong kader,” jelasnya. (yos)

Komentar