oleh

Ditanya “Jodoh”, Danny: Nantilah, Berburu Parpol Dulu

Liputnews.com – Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan masih terlalu dini untuk bicara soal pendamping di Pilwalkot Makassar. Ia sekarang lebih fokus memburu rekomendasi parpol.

“Nantilah itu (pendamping). Karena itukan biasanya menjadi domain parpol pengusung. Sekarang bagaimana agar bisa maju lewat pintu parpol,” terang Danny seusai mengikuti uji kepatutan di Sekretariat Partai Golkar Sulsel, Jalan Botolempangan, Makassar, Kamis (31/10/2019).

Danny menjadi orang ketiga yang menjalani uji kepatutan di Partai Golkar. Sebelumnya, dua bakal calon sudah menjalani hal serupa yakni, Munafri Arifuddin dan Irman Yasin Limpo.

Danny salah satu kandidat kuat yang akan diusung Golkar di pilwalkot mendatang. Kansnya dinilai cukup menjanjikan meski harus bersaing dengan dua rivalnya, Munafri dan Syamsul Rizal (Deng Ical).

Munafri (Appi) adalah calon wali kota yang diusung koalisi Partai Golkar pada pilwalkot tahun lalu. Appi menjadi calon tunggal yang akhirnya ditumbangkan kotak kosong dengan margin suara tipis.

Sementara rival lainnya adalah Deng Ical yang saat ini tercatat sebagai kader beringin.

Danny mengatakan, ia akan berusaha maju lewat jalur parpol. Ia mengaku tak pernah memikirkan alternatif lain, yakni jalur perseorangan.

“Tahun lalu kan saya terpaksa maju lewat jalur perseorangan. Tahun depan In Syaa Allah tidak terulang. Kondisinya beda sekarang,” jelas Danny.

Danny sendiri saat itu belum menjadi kader partai. Saat ini ia sudah tercatat sebagai kader Partai Nasdem.

Di Partai Nasdem, Danny juga berpeluang besar mendapatkan rekomendasi parpol. Nasdem mengantongi 6 kursi di DPRD Makassar dan sisa membutuhkan 4 kursi tambahan untuk mengusung pasangan calon.

Di Makassar tidak ada parpol yang memenuhi syarat untuk mengusung sendiri pasangan calon. Semua parpol harus berkoalisi.

“Ini yang membuat pilwalkot nanti menjadi lebih terbuka. Karena semua parpol harus koalisi. Ini yang sementara saya lakukan, ya mudah-mudahan bisa mendapatkan rekomendasi parpol,” imbuhnya. (yos)

Komentar