oleh

Mobil Listrik Honda e Siap Diproduksi Massal, Kapan di Indonesia?

Liputnews.com – Honda resmi memperkenalkan mobil listrik, Honda e, di Frankfurt Motor Show 2019, Jerman. Mobil ini siap diproduksi massal.

Mobil Honda e tampil unik dengan kontur yang halus, serta mengusung gagang pintu berbentuk pop-out. Honda e dibekali motor penggerak listrik yang menghasilkan dua besaran tenaga, masing-masing sebesar 136 PS dan 154 PS, serta torsi maksimal 315 Nm.
Dengan baterai berkapasitas 35,5 kWh, Honda e dapat mencapai jarak maksimal sebesar 220 km dalam sekali pengisian daya. Sedangkan untuk akselerasi, Honda e mampu meraih kecepatan 0-100 kpj dalam waktu 8 detik.

Menurut Informasi yang disampaikan PT Honda Prospect Motor (HPM), baterai yang diklaim sebagai yang terkecil di kelasnya dapat mencapai level 80 persen dalam 30 menit pengisian daya.

Pada bagian eksterior, kehadiran spion konvensional kini digantikan Side Camera Mirror System dengan mengusung kamera berukuran kecil yang terhubung langsung dengan layar berukuran 6 inci pada dashboard.
Sedangkan di bagian interior, lima buah layar generasi terbaru terpampang pada dashboard. Salah satunya, layar sentuh LCD selebar 12,3 inci yang terhubung dengan sistem infotainment untuk mendukung gaya hidup konsumen di perkotaan. Kabinnya bernuansa modern dengan material terbaik.

Akses terhadap aplikasi maupun layanan online di layar dashboard juga dapat dilakukan dengan komando suara melalui teknologi Honda Personal Assistant, sebuah kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang dapat melakukan percakapan secara natural dengan pengendara dan penumpang untuk akses yang lebih mudah.

Honda Personal Assistant dapat diaktifkan dengan mengatakan, \’OK Honda\’ diikuti dengan sebuah pertanyaan atau instruksi. Seiring waktu, Honda Personal Assistant juga dapat semakin mengenali suara dari setiap individu untuk memberikan respon yang lebih akurat

Terhubung via SmartTidak hanya itu, para pemilik Honda e juga dapat selalu terhubung dengan mobilnya melalui aplikasi smartphone My Honda+. Diluncurkan sejak tahun 2017, aplikasi tersebut telah mendapatkan berbagai pembaruan untuk menyediakan fungsi yang lebih banyak, meliputi laporan kondisi kedaraan, remot untuk mengatur fitur climate control, serta memonitor lokasi kendaraan.

Tambahan fungsi yang dikhususkan untuk kendaraan listrik juga telah ditambahkan, meliputi kontrol pengisian daya dan monitor terhadap sisa energi yang tersedia, serta dapat membantu mencari stasiun pengisian daya terdekat.

Honda e juga dapat diakses menggunakan kunci digital untuk mengunci dan membuka kunci kendaraan melalui aplikasi di smartphone.

Di tengah gencarnya keinginan Pemerintah Indonesia mempercepat pertumbuhan kendaraan listrik, apakah kelak Honda e mengaspal di Tanah Air? HPM selaku agen pemegang merek Honda di Indonesia belum memberikan keterangan terkait soal ini.(*)

Komentar